Wisuda UMS Sarat Empati, Satukan Doa dan Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Sumatera

IMG_4208_11zon

Surakarta – Prosesi Wisuda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Periode II Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung dalam nuansa haru dan kepedulian mendalam. Bertempat di Edutorium UMS, momen akademik ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan para wisudawan, tetapi juga menjadi ruang solidaritas bagi saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan kepala, memanjatkan doa, sekaligus memperkuat ikhtiar kemanusiaan bagi para korban bencana. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan wisuda tidak seharusnya memutus empati terhadap penderitaan sesama.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga belajar menumbuhkan kepedulian. Doa yang kita panjatkan harus disertai langkah dan amal nyata,” ungkapnya, Sabtu (20/12).

Menurut Rektor, bencana banjir bukan semata peristiwa alam, melainkan ujian kemanusiaan yang menuntut kehadiran empati, solidaritas, dan keberpihakan nyata. Ia mengajak seluruh sivitas akademika UMS menjadikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi dalam merespons musibah yang menimpa masyarakat.

“Ilmu yang hari ini dikenakan para wisudawan bukan hanya untuk diri sendiri. Ilmu adalah amanah perserikatan, amanah kebangsaan, dan amanah kemanusiaan,” ujar Harun.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya semangat Fastabiqul Khairat sebagai karakter lulusan UMS. Lulusan diharapkan tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka terhadap realitas sosial, sigap bergerak, dan berani berbagi melalui doa, tenaga, pemikiran, maupun harta.

“Kepedulian dalam prosesi wisuda ini menjadi pesan bahwa perguruan tinggi tidak berdiri terpisah dari realitas sosial, melainkan hadir untuk Indonesia dalam suka maupun duka,” tegasnya.

Sebagai bentuk kepedulian yang nyata, UMS bekerja sama dengan Lazismu UMS membuka penggalangan dana kemanusiaan. Panitia menyediakan flyer dan QR code donasi yang dapat diakses oleh wisudawan, orang tua, serta tamu undangan guna membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatera.

Dalam suasana penuh keharuan, Rektor UMS juga menyerahkan bunga sebagai simbol empati dan dukungan moral kepada para korban bencana, yang diwakili oleh wisudawan asal daerah terdampak, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Momen ini menegaskan bahwa UMS tidak hanya mencetak lulusan berilmu, tetapi juga membangun insan berkarakter, yang mampu memadukan rasa syukur dengan kepedulian, serta menjadikan nilai kemanusiaan sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan akademik.

Dokumentasi Wisuda: Dokumentasi Wisuda UMS Periode II Tahun 2025/2026 – Berita UMS

sumber: Wisuda Penuh Haru, UMS Satukan Doa dan Aksi Kemanusiaan untuk Banjir Sumatera – Berita UMS

Berita Lainnya

Scroll to Top