UMS Terima Kunjungan Benchmarking dari Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dalam Bidang KPI, Keuangan, Penjaminan Mutu, dan Kurikulum

WhatsApp Image 2025-02-26 at 08.18.32_6a10f1bf

Surakarta, 25 Februari 2025  – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan dari Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dalam rangka benchmarking pada Key Performance Indicator (KPI), sistem keuangan, penjaminan mutu, serta kurikulum dan pembelajaran. Kunjungan ini berlangsung di ruang Badan Pengurus Harian (BPH) UMS dan dihadiri oleh perwakilan dari kedua institusi untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan akademik dan administrasi.

Rombongan dari ULBI dipimpin oleh Dr. Nur Aziz Sugiharto, S.E., Ak, M.M., CA., selaku Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, Fasilitas, Kesekretariatan, Humas, dan LSP. Sementara itu, dari UMS, acara ini dibuka secara resmi oleh Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama & Urusan Internasional UMS.

Dalam sesi diskusi, beberapa kepala biro dan lembaga di UMS memberikan pemaparan terkait sistem yang diterapkan di universitas, antara lain:

  1. Hari Prasetyo, Ph.D., selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMS, memaparkan sistem audit mutu internal, monitoring dan evaluasi, serta penggunaan aplikasi dalam pengembangan lembaga. Ia juga menjelaskan bahwa audit mutu internal di UMS dilaksanakan dua kali dalam satu semester, yaitu di pertengahan semester untuk monitoring proses dan di akhir semester untuk mengevaluasi performa pengembangan lembaga.
  2. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D., selaku Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Akademik, yang menjelaskan tentang Rencana Pengembangan Program Studi (RPPS), Rencana Pengembangan Unit Pengelola Program Studi (RPUPPS), dan Rencana Pengembangan Unit Pendunkung Akademik (RPUPA) di UMS. Menurutnya, pengembangan RPPS, RPUPPS dan RPUPA dilakukan oleh seluruh lembaga, unit, maupun fakultas berdasarkan dokumen yang telah ditetapkan dan selalu mengalami pembaruan setiap tahun akademik (TS) sesusai kebutuhan.
  3. Koesoemo Ratih, Ph.D., selaku Kepala Biro Inovasi Pembelajaran, yang memaparkan penggunaan sistem MyKurikulum dan SPADA sebagai Learning Management System (LMS) di UMS. Ia juga menjelaskan bagaimana sistem ini digunakan untuk mengukur Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) guna memastikan kualitas lulusan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  4. Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan, yang menjelaskan tentang sistem prestasi mahasiswa di UMS. Sistem ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa berprestasi dengan berbagai bentuk insentif sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pencapaian akademik maupun non-akademik mereka.
  5. Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T., selaku Kabag Admisi dan Akademik Biro Administrasi Akademik, yang menjelaskan tentang strategi penerimaan mahasiswa serta sistem administrasi akademik di UMS.

Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk saling bertukar informasi dan strategi dalam pengelolaan institusi pendidikan tinggi. Dengan adanya diskusi ini, diharapkan kedua universitas dapat memperoleh wawasan baru dalam meningkatkan mutu akademik, tata kelola institusi, serta efektivitas sistem pembelajaran dan administrasi.

Acara ini kemudian ditutup oleh Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, Riset, Pengabdian, Publikasi & HAKI UMS, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan ULBI dan harapan agar kerja sama antar-institusi dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Dengan adanya benchmarking ini, UMS dan ULBI berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem akademik dan manajemen yang lebih inovatif serta sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

Berita Lainnya

Scroll to Top