Klaten – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat sinergi organisasi dengan melibatkan pimpinan Muhammadiyah dari tingkat pusat hingga ranting dalam kegiatan Darul Arqam Pimpinan UMS. Kegiatan ini resmi ditutup pada Sabtu (10/1) di Aula MTs Muhammadiyah Program Khusus Krakitan, Bayat, Kabupaten Klaten, melalui kolaborasi dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Krakitan.
Penutupan Darul Arqam Pimpinan UMS dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten, unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), PRM, serta tokoh persyarikatan setempat. Selama empat hari pelaksanaan, Darul Arqam menjadi forum strategis untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah, kepemimpinan, dan komitmen organisasi di lingkungan pimpinan UMS.
Ketua PDM Kabupaten Klaten, Iskak Sulistyo, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UMS yang memilih Ranting Krakitan sebagai lokasi penutupan kegiatan. Menurutnya, pelibatan ranting dalam agenda pimpinan universitas merupakan langkah strategis yang mendekatkan gerak persyarikatan dari level perguruan tinggi hingga basis akar rumput.
“Tujuan utama Darul Arqam Pimpinan adalah penguatan ideologi dan komitmen. Pelaksanaan kegiatan di tingkat ranting dinilai sebagai pendekatan baru yang efektif untuk menanamkan nilai persyarikatan sekaligus menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di daerah lain,” kata Iskak.
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa Darul Arqam Pimpinan UMS memberikan pengalaman langsung mengenai penerapan budaya mutu dan budaya organisasi Islam Berkemajuan. Ia menilai ekosistem Muhammadiyah di Kabupaten Klaten telah berjalan secara sinergis dari tingkat daerah hingga ranting.
“Kolaborasi antartingkat persyarikatan menjadi kekuatan utama Muhammadiyah,” kata Harun.
Menurutnya, PDM, PCM, dan PRM yang telah membangun ekosistem organisasi yang solid layak menjadi rujukan dan pembina bagi wilayah Muhammadiyah lain yang masih dalam tahap pengembangan.
Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian kuantitatif dan kualitas amaliah dalam pengelolaan organisasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan persyarikatan tidak semata diukur dari angka dan struktur, tetapi juga dari kualitas penghayatan nilai serta dampak nyata bagi umat dan masyarakat.
Rektor UMS juga menyoroti kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Darul Arqam sebagai wujud nyata semangat One Muhammadiyah. Seluruh unsur persyarikatan, mulai dari pimpinan universitas hingga ranting, hadir dan bergerak dalam satu visi memajukan dakwah dan pendidikan.
Menutup sambutannya, Rektor UMS secara resmi menutup rangkaian Darul Arqam Pimpinan UMS. Ia berharap sinergi antara UMS dan pimpinan Muhammadiyah dari pusat hingga ranting terus diperkuat guna memajukan persyarikatan serta mengokohkan posisi UMS sebagai perguruan tinggi unggul dan berkemajuan.
sumber: UMS Gandeng Pimpinan Pusat Hingga Ranting dalam Darul Arqam Pimpinan – Berita UMS





