UMS Tegaskan Peran Strategis dalam Pembinaan Pemuda Muhammadiyah se-Solo Raya

WhatsApp Image 2025-06-27 at 2.18.37 PM_11zon

SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan kader muda. Pada Jumat (27/6), Bertempat di Gedung Induk Siti Walidah, menjadi saksi konsolidasi dan silaturahmi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah se-Karesidenan Surakarta, guna menguatkan semangat kolaborasi dan sinergi antar organisasi pemuda di wilayah Solo Raya.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum (kiri), bersama Walikota Surakarta, Respati Ardi (kanan) hadiri langsung acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum (kiri), bersama Walikota Surakarta, Respati Ardi (kanan) hadiri langsung acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)

Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, hadir langsung memberikan dorongan kuat. Ia mengajak Pemuda Muhammadiyah dapat membantu dan berkolaborasi berperan aktif dalam menjalankan program Asta Cita, khususnya Rumah Siap Kerja yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah kota. Menurut Respati, program Rumah Siap Kerja bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata untuk mengurangi pengangguran di kalangan pemuda.

“Kami sangat berharap Pemuda Muhammadiyah dapat membantu membuka akses lapangan kerja serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mari bersama-sama membantu rekan-rekan yang belum beruntung menemukan pekerjaan layak,” ujarnya dengan optimisme yang terpancar.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum (tengah), bersama Walikota Surakarta, Respati Ardi (kanan) dan Koordinator Pemuda Muhammadiyah se-Solo Raya, Andi Tri
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum (tengah), bersama Walikota Surakarta, Respati Ardi (kanan) dan Koordinator Pemuda Muhammadiyah se-Solo Raya, Andi Tri

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menambahkan bahwa konsolidasi ini adalah momentum berharga untuk mengoptimalkan potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh Pemuda Muhammadiyah.

“Pemuda Muhammadiyah harus menjadi kekuatan yang membawa kemanfaatan nyata bagi masyarakat luas. Kegiatan mereka harus meningkatkan kesejahteraan dan memberikan dampak positif,” tegasnya.

Semangat khairunnas anfa humlinas, yang berarti “sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” menjadi pijakan moral yang diangkat dalam acara ini.

“Pemuda harus mampu mengajak kebaikan, bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga masyarakat sekitar,” imbuh Harun.

Suasana acara konsolidasi dan silaturahmi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah se-Karesidenan Surakarta
Suasana acara konsolidasi dan silaturahmi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah se-Karesidenan Surakarta

Koordinator Pemuda Muhammadiyah se-Solo Raya, Andi Tri menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar ajang temu kangen, tapi juga langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan berbagi peluang.

Dengan dukungan dari UMS, berbagai program pengabdian masyarakat dan riset siap digelar bersama. Bahkan, Pemuda Muhammadiyah Kota Surakarta tengah menyiapkan peluncuran produk baru, diharapkan UMS mengambil peran dalam program selanjutnya.

Foto bersama Rektor UMS, Prof. Harun, Walikota Surakarta, Respati Ardi dengan Pemuda Muhammadiyah pada acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)
Foto bersama Rektor UMS, Prof. Harun, Walikota Surakarta, Respati Ardi dengan Pemuda Muhammadiyah pada acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)
Foto bersama Rektor UMS, Prof. Harun, Walikota Surakarta, Respati Ardi dengan Pemuda Muhammadiyah pada acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)
Foto bersama Rektor UMS, Prof. Harun, Walikota Surakarta, Respati Ardi dengan Pemuda Muhammadiyah pada acara konsolidasi pemuda muhammadiyah, jumat (27/6)

Melalui pesan mas wali, Kolaborasi yang akan dibangun dapat melalui berbagai kolaborasi program-program yang sejalan dan selaras dengan pemuda dalam pencapaian visi Asta Cita demi kesejahteraan dan kemajuan daerah. Sinergi positif ini menjadi harapan besar untuk menghadirkan perubahan nyata di kalangan pemuda dan masyarakat.

Sebagai tuan rumah, UMS membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang bukan hanya mencetak intelektual, tapi juga memfasilitasi lahirnya pemimpin dan pelaku perubahan sosial. Konsolidasi ini menjadi bukti nyata bahwa peran perguruan tinggi dalam membangun bangsa tak pernah surut. (Al/Humas)

Berita Lainnya

Scroll to Top