Universitas Muhammadiyah Surakarta Gelar RTM Universitas, Perkuat Sistem Penjaminan Mutu dan Kualitas Pembelajaran

UMS-Gelar-RTM-Universitas-Bahas-Mutu-dan-Peningkatan-Kualitas-Pembelajaran

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) tingkat universitas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi sekaligus penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan kampus.

RTM Universitas tersebut diikuti oleh seluruh dekan fakultas serta para direktur unit kerja di lingkungan UMS. Pertemuan berlangsung di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, dan menjadi forum strategis untuk membahas berbagai temuan evaluasi serta rencana perbaikan yang akan dilakukan di masing-masing unit.

Dalam forum tersebut, para dekan dan direktur unit memaparkan hasil evaluasi internal yang telah dilakukan, sekaligus menyampaikan rencana tindak lanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola akademik dan layanan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, menjelaskan bahwa RTM merupakan agenda rutin yang memiliki peran penting dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Forum ini menjadi ruang bagi pimpinan universitas untuk meninjau efektivitas berbagai kebijakan serta kinerja unit kerja.

“Di forum ini, berbagai aspek kinerja unit dibahas, mulai dari hasil Audit Mutu Internal (AMI), masukan dan rekomendasi, hingga penilaian terhadap efektivitas sistem manajemen yang telah diterapkan,” ujarnya.

Harun menegaskan bahwa berbagai hasil evaluasi yang muncul dalam RTM perlu menjadi perhatian bersama seluruh pimpinan unit di lingkungan universitas.

“Ini menjadi catatan khusus untuk kita,” ujar Harun.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi sistem manajemen serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor agar kinerja universitas semakin meningkat. Jika diperlukan, universitas akan menerbitkan kebijakan baru melalui Peraturan Rektor guna mendukung upaya peningkatan mutu tersebut.

Sementara itu, perwakilan Badan Penjamin Mutu UMS, Adi Nurcahyo, memaparkan sejumlah temuan dari hasil audit mutu internal sekaligus memberikan berbagai rekomendasi yang perlu segera ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi unit pendukung serta meningkatkan efektivitas sistem penjaminan mutu di lingkungan kampus.

Dalam pertemuan ini juga dibahas strategi penguatan internasionalisasi pendidikan di UMS. Wakil Rektor I UMS Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi, Ihwan Susila, menekankan pentingnya memberikan pengalaman global bagi mahasiswa, khususnya pada program studi yang telah memiliki kelas internasional.

Menurutnya, program studi dengan kelas internasional perlu menghadirkan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional secara nyata, sehingga atmosfer global dalam proses pembelajaran dapat dirasakan secara langsung oleh mahasiswa.

Selain itu, UMS juga berencana mengembangkan sistematika baru sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan metode pembelajaran dosen di kelas.

“Perlu kita lakukan terobosan supaya bapak-ibu bisa lebih bagus pada metode pembelajarannya,” ujar Ihwan.

Melalui penyelenggaraan RTM tingkat universitas ini, Universitas Muhammadiyah Surakarta terus memperkuat budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam sistem penjaminan mutu. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola institusi, serta memperkuat daya saing UMS sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat nasional maupun global.

Berita Lainnya

Scroll to Top