UMS Lanjutkan Safari Ramadan untuk Memperkokoh Pemahaman Islam Wasathiyah

fotoweb-2-43

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1446 H dengan mengadakan pengajian dan pengarahan bagi sivitas akademika. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman tentang Islam Wasathiyah, sekaligus membangun komitmen bersama dalam meneruskan visi UMS sebagai kampus berkemajuan.

Pada agenda kedua Safari Ramadan ini, peserta yang hadir terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai fakultas dan unit, termasuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Sekolah Pascasarjana, Fakultas Hukum, Fakultas Geografi, serta Perpustakaan & Pusat Layanan Digital. Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah pada Senin (17/3).

Dalam kesempatan ini, Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., yang akan mengakhiri masa jabatannya pada April mendatang, berpesan agar seluruh sivitas akademika tetap mendukung kepemimpinan rektor baru yang akan datang.

“Jangan sampai ada yang tidak mendukung karena saya sudah berjuang dengan sangat keras untuk membesarkan UMS seperti sekarang. Sehingga kalau kepemimpinan ke depan tidak didukung, ya eman-eman,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa UMS kini telah memperoleh kepercayaan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pengakuan internasional. Dalam laporan terkininya, jumlah pendaftar yang telah teregistrasi di UMS mencapai 2.074 mahasiswa, dengan total pendaftar lebih dari 9.000 orang, mengalami peningkatan 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, dalam Safari Ramadan kali ini, Rektor UMS menyoroti pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah, khususnya dalam memahami Risalah Islam Berkemajuan dan Islam Wasathiyah. Konsep Islam Wasathiyah ini berlandaskan pada QS. Al-Baqarah ayat 143, yang menggambarkan umat Islam sebagai umatan wasathan, yaitu umat yang adil dan berada di posisi tengah.

“Islam Wasathiyah adalah Islam yang unggul, berkeadilan, dan tidak condong ke sekularisme maupun ekstremisme. Islam yang selalu menyeimbangkan antara dunia dan akhirat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa konsep Islam Berkemajuan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar teori, guna membentuk budaya yang lebih maju dan berkeadilan.

Safari Ramadan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMS dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat, sekaligus memperkuat kebersamaan di antara sivitas akademika dalam menyongsong masa depan universitas yang lebih unggul.

sumber: UMS Lanjutkan Safari Ramadan, Perkuat Pemahaman Wasthiyah Islam – Berita UMS

Berita Lainnya

Scroll to Top