UMS Jajaki Kemitraan Strategis dengan Kampus-Kampus Unggulan di Uni Emirat Arab

UMS-Rintis-Kerjasama-Strategis-dengan-Perguruan-Tinggi-di-Uni-Emirat-Arab

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mulai membuka lembaran baru dalam penguatan kerja sama internasional, dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama sejumlah perguruan tinggi di kawasan Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab (UEA).

Langkah ini diinisiasi oleh Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., yang menyampaikan bahwa pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA, Husain Bagis, menjadi titik awal yang menjanjikan bagi terbangunnya kemitraan akademik lintas negara. Pertemuan tersebut berlangsung dalam gelaran The 10th Indonesia’s Official Tri-Service Defence Aerospace, Maritime and Security Event (Indo Defence 2025) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Selama ini, UMS belum memiliki relasi langsung dengan kampus-kampus di Timur Tengah. Maka dari itu, pertemuan ini menjadi momen penting untuk memulai penjajakan,” ujar Prof. Supriyono, Rabu (9/7).

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kedutaan menyambut baik rencana kerja sama UMS dan menyatakan komitmennya untuk membantu menjembatani komunikasi dengan institusi pendidikan tinggi di UEA. Namun, mereka juga meminta UMS untuk menyusun daftar universitas yang akan dijadikan mitra, sebagai langkah konkret awal kerja sama.

Prof. Supriyono menambahkan bahwa UMS saat ini sedang dalam proses konsolidasi internal pasca restrukturisasi kepemimpinan, termasuk pelantikan rektor, wakil rektor, dekan, hingga kepala biro. Oleh karena itu, penyusunan calon mitra universitas luar negeri masih dalam tahap pembahasan lintas unit.

“Kami sangat optimis dengan potensi kolaborasi ini. Apalagi perguruan tinggi di UEA berkembang begitu cepat dan mendapat dukungan pendanaan yang kuat dari pemerintahnya,” tambahnya.

Menurutnya, bentuk kerja sama yang bisa dijajaki meliputi program pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset lintas negara, hingga kemungkinan program gelar ganda dan beasiswa studi lanjut. Inisiatif ini sekaligus memperluas jejaring internasional UMS yang selama ini sudah terjalin baik dengan berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Timur, Australia, hingga Eropa.

Pertemuan dengan Duta Besar RI itu sendiri difasilitasi oleh seorang pelaku industri ekspor-impor peralatan militer yang turut hadir di forum Indo Defence dan memiliki hubungan erat dengan pihak Kedutaan.

“Ini peluang emas bagi UMS untuk melebarkan jejaring ke kawasan Timur Tengah, wilayah yang selama ini belum banyak dijelajahi oleh kampus kami. Kami ingin menjadikan UMS sebagai bagian dari ekosistem pendidikan global yang semakin luas dan inklusif,” tegas Supriyono.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen UMS untuk memperkuat peran globalnya sebagai universitas berdaya saing internasional, serta menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi di era abad ke-21 melalui kolaborasi strategis dan lintas budaya.

sumber: UMS Rintis Kerjasama Strategis dengan Perguruan Tinggi di Uni Emirat Arab – News UMS

Berita Lainnya

Scroll to Top