Rektor UMS Berikan Beasiswa S3 di Acara Malibujari, Tekankan Semangat Belajar Sepanjang Hayat bagi Lulusan

Foto-Web-News-UMS.zip-fotoweb-4-2

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan mendorong mahasiswa lintas budaya untuk terus tumbuh dan memberi kontribusi bagi daerah asal. Hal tersebut tampak dalam penyelenggaraan acara Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri) yang digelar pada Jumat (13/6) di Hall Lantai 2 Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Acara ini dihadiri oleh 129 wisudawan dari luar Jawa dan luar negeri yang tergabung dalam program Malibujari, sebagai bentuk penghargaan atas keberagaman dan peran strategis mahasiswa lintas daerah dalam membangun jejaring UMS secara nasional dan global.

Penerima Beasiswa Kader Program Doktoral, Ria Nata Kusuma wisudawati asal Jambi terima beasiswa 50% dari Rektor UMS
Penerima Beasiswa Kader Program Doktoral, Ria Nata Kusuma wisudawati asal Jambi terima beasiswa 50% dari Rektor UMS

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut adalah Ria Nata Kusuma, wisudawati asal Jambi yang berhasil menyelesaikan studi S1 di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam waktu 3,5 tahun, serta menyelesaikan S2 hanya dalam 1 tahun 3 bulan. Tidak berhenti di situ, Ria kini tengah mendaftar program S3 di kampus yang sama.

Orang tua Ria Nata, Sardi saat berdialog dengan Rektor UMS
Orang tua Ria Nata, Sardi saat berdialog dengan Rektor UMS

Orang tua Ria, Bapak Sardi, turut hadir dan menyampaikan harapannya agar ilmu yang didapatkan putrinya selama menempuh pendidikan di UMS dapat dibawa pulang untuk membangun daerah asal.

“Kami titipkan anak kami untuk terus dibimbing. Di Jambi, pengajar sangat kurang. Kami mohon ilmunya bisa digunakan di sana, terutama untuk keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik yang luar biasa tersebut, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan beasiswa 50% untuk studi doktoral di UMS kepada Ria.

“Ini bentuk penghargaan bagi mahasiswa berprestasi. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus belajar sepanjang hayat,” ungkap Prof. Harun dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa UMS tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membekali mereka dengan nilai-nilai sebagai pembelajar seumur hidup.

“Saya selalu menyelipkan doa di setiap tanda tangan ijazah: semoga lulusan UMS menjadi penggerak di lingkungan kerja dan lingkungan tinggalnya masing-masing,” tambahnya.

Kegiatan Malibujari turut menjadi ajang perkenalan jajaran pimpinan UMS periode 2025–2029. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para Wakil Rektor menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan anak-anak mereka untuk menimba ilmu di UMS.

Wakil Rektor II, Prof. Dr. apt. Muhammad Da’i, S.Si., M.Si., menyampaikan harapannya agar silaturahmi antara kampus dan orang tua terus terjaga.

“Semoga acara ini barokah. InsyaAllah silaturahmi ini akan terus terjalin,” katanya.

Senada, Wakil Rektor V, Prof. Ir. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan orang tua mahasiswa.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik. Semoga ini menjadi bekal baik dan membawa nama baik almamater,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyoroti kontribusi mahasiswa dalam mengangkat reputasi UMS sebagai universitas swasta terbaik di Indonesia.

“Prestasi mahasiswa hingga tingkat internasional ini hasil kerja keras kita bersama,” tegasnya.

Wakil Rektor III, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., juga mendorong alumni untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan kampus.

“Alumni adalah kekuatan penting dalam membentuk reputasi kampus unggul. Saat ini, UMS memiliki lebih dari 300 ribu alumni,” jelasnya.

Suasana haru dan kebanggan terlihat dari orang tua Arvin Rabbani asal Sumatera Barat, yang bertepatan dengan Anniversary ke 37 Pernikahan
Suasana haru dan kebanggan terlihat dari orang tua Arvin Rabbani asal Sumatera Barat, yang bertepatan dengan Anniversary ke 37 Pernikahan

Keharuan juga tampak dari keluarga wisudawan Arvin Rabbani Bate’e dari Sumatera Barat. Orang tua Arvin datang mengenakan pakaian adat Minangkabau sebagai bentuk pelestarian budaya, dan bertepatan dengan peringatan 37 tahun pernikahan mereka.

“Terima kasih kepada UMS yang telah membimbing anak kami. Semoga bisa melanjutkan studi dan mengembangkan Fakultas Teknik ke depan,” ucap mereka dengan penuh haru.

Kegiatan Malibujari bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan wujud nyata inklusivitas UMS sebagai kampus yang membuka ruang bagi keberagaman dan pengembangan potensi mahasiswa dari berbagai penjuru. Komitmen UMS dalam mendampingi mahasiswa lintas daerah menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan perubahan, baik untuk individu maupun masyarakat secara luas.

sumber: Berikan Beasiswa S3 di Malibujari UMS, Rektor UMS Tekankan Lulusan Dapat Belajar Sepanjang Hayat – News UMS

Berita Lainnya

Scroll to Top