UMS dan PCM Kartasura Bersinergi Perkuat Kompetensi Guru PAI Muhammadiyah melalui Program P2M

news.ums_.ac_.id-Prodi-SIF-UMS-Bangun-Kolaborasi-Riset-Dosen-Mahasiswa-Lewat-Diskusi-Ilmiah-dan-Sarasehan-2-3

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan Islam melalui kolaborasi strategis bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura. Kali ini, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS menggandeng PCM Kartasura dalam agenda Pengabdian kepada Masyarakat Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan wawasan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Muhammadiyah.

Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata UMS dalam memperkuat kualitas pendidikan Muhammadiyah melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik, khususnya guru PAI yang memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., itu menghadirkan sinergi antara perguruan tinggi Muhammadiyah, PCM Kartasura, Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF), hingga sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Kartasura.

Menurut Mutohharun, penguatan pendidikan tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi perlu didukung melalui proses pendampingan, pengembangan keilmuan, dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan bagi para guru.

“Melalui kolaborasi ini, penguatan pendidikan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di sekolah, tetapi juga melalui pendampingan, pengembangan keilmuan, dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan bagi para pendidik,” ujar Mutohharun Jinan, Rabu (13/5).

Mutohharun yang juga menjabat sebagai Ketua Pengabdian kepada Masyarakat UMS menegaskan bahwa kegiatan P2M merupakan implementasi dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi agenda akademik, tetapi juga bentuk tanggung jawab keilmuan dalam mendampingi dan mengembangkan Persyarikatan Muhammadiyah,” jelasnya.

Ia menambahkan, Magister Pendidikan Agama Islam UMS memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah kebutuhan pendidikan Islam, termasuk mendukung penguatan kapasitas guru di sekolah Muhammadiyah. Melalui program P2M ini, para guru diharapkan memperoleh perspektif baru untuk menghadirkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih kontekstual, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMS, khususnya Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam, dalam mendukung pengembangan persyarikatan. Guru PAI memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Karena itu, penguatan wawasan dan kompetensi guru perlu terus dilakukan,” tutur Wakil Rektor III UMS.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kartasura, Drs. Qomarudin, M.Pd. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PCM Kartasura dengan UMS, khususnya Prodi MPAI FAI UMS, karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi para guru PAI.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Surakarta, khususnya Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam, yang telah berkolaborasi dengan PCM Kartasura dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru PAI karena dapat menambah wawasan, memperkuat kapasitas keilmuan, dan mendukung tugas guru dalam membina peserta didik,” ungkapnya.

Qomarudin menilai guru Pendidikan Agama Islam memegang peran strategis dalam membangun karakter peserta didik. Tidak sekadar menyampaikan materi agama, guru PAI juga memiliki tanggung jawab menanamkan nilai akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga semangat Islam berkemajuan.

Karena itu, menurutnya, penguatan wawasan dan peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran semakin adaptif terhadap kebutuhan generasi masa kini.

Ia juga berharap kolaborasi antara UMS dan PCM Kartasura dapat terus berlanjut sebagai bentuk penguatan hubungan antara perguruan tinggi Muhammadiyah dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan.

“Kami berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara konsisten. Kolaborasi antara PCM Kartasura, Majelis Dikdasmen dan PNF, sekolah Muhammadiyah, serta UMS menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan Muhammadiyah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Nasrul Harahab, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan UMS memberikan dampak positif bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

“Kami berterima kasih atas kerja sama dan kehadiran UMS melalui kegiatan P2M ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh para guru dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan kemajuan sekolah,” ujarnya.

Program P2M ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara UMS dan PCM Kartasura bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan Muhammadiyah.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, guru-guru PAI diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan, membangun karakter peserta didik, dan sejalan dengan semangat Islam berkemajuan yang terus dikembangkan Muhammadiyah.

sumber: Kolaborasi UMS dengan PCM Kartasura, Kuatkan Wawasan Guru PAI Muhammadiyah lewat Program P2M – Berita UMS

Berita Lainnya

Scroll to Top